20:31

tak selamanya kaki ini kuat tuk terus berlari. ada saatnya ia akan melambat, semakin melambat, sampai akhirnya ia tak lagi melangkah. terkulai dan terbaring. berbalut getir, tak ada kuasa untuk melampaui keletihan. lemah. sendiri. rehat selamanya.

“karena berlari bukanlah untuk “sok”. berlari adalah keniscayaan bagi yang terus meyakini indahnya imaji.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s