prasangkanya salah

seorang lelaki yang cukup uzur, dengan taksiran usia 50an, tiba-tiba menghampiri saya. ia melemparkan pertanyaan secara santai. cukup panjang intronya. namun tak disangka, kalimat pamungkasnya bermuara ke prasangka tentang kinerja saya.

saya cukup terkejut. secara spontanitas, naluri defensi saya muncul. saya katakan kebenarannya bahwa prasangkanya salah. ia tetap mengulangi kalimat pamungkasnya & saya pun tetap mengulangi menyampaikan kebenaran.

akhirnya ia pamit. mungkin masygul hatinya karena saya mengukuhi pendapat sendiri. 

semoga allah mengampuni kita semua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s