pamer eksistensi

di setiap momen silaturahmi, sering saya temui orang-orang yang secara angkuh memamerkan eksistensinya. eksistensi yang dipamerkan biasanya:

1. gadget. akui saja, partner silaturahim kita sangat sering memainkan gadget-nya saat sedang berbicara dengan kita. gadget yang dipamerkan umumnya yang berukuran bata dan yang paling canggih. sopan?

2. pekerjaan. orang-orang yang (baru) memiliki pekerjaan biasanya akan menaikkan bahunya sembari merendahkan lawan bicaranya. topik obrolan berkutat ihwal kerja, klien, gaji, dan sejenisnya. sombong?

3. pendidikan. semakin tinggi tingkat pendidikan, semakin rendahlah hati. itu petuah secara ideal. namun sayangnya tak berlaku di masyarakat di kita. tingginya gelar semakin membuat perbincangan semakin tinggi. senyum yang diumbar seakan meremehkan orang lain. songong?

astaghfirullahaladzim…

ibu saya, berulang kali menasihati saya untuk tak banyak cakap tentang diri kita. tak perlu sombong.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s