di antara palindra

di antara palembang-indralaya, ada :

1. jalan berlubang
2. kendaraan rusak
3. macet

itulah realita yang dihadapi masyarakat yang melintasi jalan palembang-indralaya. hampir setiap hari masyrakat ‘menikmati’ ketiga problem itu. menyedihkan.

jalan ini adalah jalan arteri dengan tingkat mobilitas yang tinggi. pengiriman komoditas ekonomi dari dan ke pulau jawa pasti melewati jalan ini. mahasiswa dan dosen universitas sriwijaya juga sering hilir mudik melalui jalur ini. banyak orang-orang yang ‘menggantungkan’ kelancaran urusan mereka pada jalan ini.

respon pemerintah untuk mengatasi problem ini sangat lamban. penambalan jalan berlubang dikerjakan ‘asal-asalan’, pelebaran jalan tak kunjung usai, pembangunan tol palindra (palembang-indralaya) masih mandeg, dan transportasi publik alternatif (kereta api) tak diupayakan secara serius.

mungkin inilah ‘resiko logis’ hidup di negeri ini. namun saya, anda dan kita semua yang sudah eneg dengan kondisi ini, harus selalu bangkit dari setiap kekecewaan. kita tetap berusaha untuk menyuarakan masalah ini ke pemerintah. solusi cepat dan tepat, itu ekspektasi kita bersama.

– – – – –

sering saya berpikir, apa yang ada di otak pemimpin negeri ini melihat masyarakatnya dalam kemasygulan? dalam sumpah jabatan, mereka mengucap nama tuhan! tapi apa yang diberikan untuk masyarakat? apakah nama tuhan cukup asyik untuk dipermainkan oleh mereka? hei!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s