tak perlu marah

jalan itu adalah jalan negara, namun negara abai. banyak lubang meteor. jalan yang tak lebar & tingginya mobilitas kendaraan membuat kemacetan menjadi santapan rutin.

satu hari, seperti biasa, jalan itu macet. ada bahu jalan di sisi kiri, berkontur tanah. banyak mobil yang melintasinya namun berefek kemacetan yang makin parah.

melihat itu, kapolres setempat yang saat itu juga terjebak kemacetan, memutuskan untuk menutup bahu jalan dengan memarkir mobil pribadinya di bahu jalan. ia suruh ajudannya. mobilnya kini di bahu jalan.

di belakang mobil kapolres itu, nampak banyak mobil yang sudah terlanjur pindah ke bahu jalan tapi tak dapat melanjutkan perjalannya. mereka marah. salah satu pengendara dengan nyali besar menghampiri mobil kapolres itu. ia tak tahu bila pria yang duduk di baris tengah adalah kapolres. ia marahi kapolres. angkara murkanya meledak. kapolres yang tak mengenakan pakaian dinasnya, hanya tersenyum.

puas meluapkan emosinya, pengendara berdarah tinggi itu kembali ke mobilnya. sementara itu, kapolres mengambil telepon genggamnya. ia hubungi bawahannya yang sedang bertugas di pos jaga di sekitar titik kemacetan itu. ia menginstruksikan bawahannya untuk menghentikan mobil pria yang memarahinya. ia infokan jenis mobil, warna dan nomor polisi.

kemacetan terurai. semua mobil mulai mempercepat lajunya. namun kemasygulan menghampiri pria yang memarahi kapolres. mobilnya distop oleh polisi. ia dimintai keterangan. sim dan stnknya disita. ia ditilang. mobilnya ditahan. ia semakin bingung. setelah diceramahi oleh polisi yang menilangnya, ia baru menyadari bahwa ia bunuh diri, ia memarahi kapolres!

pikirannya kalut. namun ia mengelak. ia enggan mengakui kelalaiannya. ia diminta untuk meminta maf langsung ke kapolres tapi ia tak mau. karena kengototannya itu, mobilnya ditahan selama 1 bulan di mapolres.

setelah 1 bulan berlalu, barulah ia meminta maaf secara langsung kepada kapolres. mobilnya dikembalikan. ia bisa berkendara bebas sekarang.

– – –

tak perlu marah. ia hanyalah teman kecelakaan dan kemasygulan. siapa yang sudi berteman dengan kecelakaan dan kemasygulan?

ingatlah sumber ketenangan, maka ketenangan yang kan kita dapatkan. itu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s