cerita tentang kebesaran jiwa

saat itu, waktu menunjukkan pukul 10.00 pagi. wali kelas menemani saya menghadap kepala sekolah. di pertemuan itu, saya secara terang benderang menyampaikan kritik terhadap wakasek bidang kesiswaan. kritik saya itu nampaknya akseptabel. kepala sekolah berujar akan mengevaluasi wakasek bidang kesiswaan.

selang beberapa hari, sampailah informasi kepada saya ihwal peneguran kepala sekolah terhadap wakasek bidang kesiswaan. bersyukur saya. alhamdulillah.

di lain hari, saya belajar mata pelajaran kewarganegaraan. pengajarnya adalah wakasek bidang kesiswaan. tak disangka, beliau bermuka masam. tak nampak guratan senyumnya. saya mengerti. di kelas ini ada saya, orang yang mengritiknya. hal ini berepetisi, kira-kira selama 1 bulan. setiap pelajaran kewarganegaraan, saya menjadi target tembaknya. door!

– – –

wali kelas saya mengadakan sesi curhat. saya acungkan tangan. saya sampaikan bahwa saya dan teman-teman kelas merasa kurang nyaman dengan metode mengajar guru sejarah yang serupa dengan story-telling. kami mengantuk.

sebenarnya, saya berhitung berjuta kali tatkala memutuskan untuk menyampaikan ini karena guru sejarah adalah istri dari wali kelas saya. bunuh diri ini. tapi tak apalah, wali kelas saya menerima dengan senang hati.

tiba saatnya pelajaran sejarah. benar rupanya perkiraan saya. bunuh diri saya. si ibu guru langsung ceramah. saya tahu betul, itu dialamatkan kepada saya. laiknya pendosa besar, saya dengarkan bait panjang sabda pertobatan itu. penuh isi otak saya.

– – –

di dunia ini banyak orang besar, tapi besar di titel. tak banyak orang besar, yang besar jiwanya.

bila ingin melihat kebesaran jiwa anak manusia, kritiklah ia!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s