penjual+pembeli jam tangan

assalamualaykum wr wb

kejadian ini lebih kurang 3 tahun yang lalu. pada saat itu, rombongan kami sedang mampir di kota jeddah untuk belanja oleh-oleh. tapi saya dan ibu saya tidak membeli apa-apa karena oleh-oleh sudah kami beli di mekkah dan di madinah. jadi kami berdua duduk di kursi taman di depan deretan pertokoan sambil menunggu jamaah lain yang sedang berbelanja.

ada seorang penjual jam tangan yang menghampiri saya. ia menawarkan jam tangan yang dijualnya. kebetulan ia orang indonesia, jadi komunikasi persuasifnya dalam merayu saya sangat lancar.

karena saya sudah punya jam tangan, saya tolak tawarannya. setelah saya tolak, ia tetap berdiri di samping saya sembari melihat ke arah jam tangan yang saya pakai. tetiba ia berkata, “mas, jam tangannya dijual berapa? boleh saya beli?”. “tidak dijual mas”, jawab saya.

lalu ia pergi sambil menawarkan jam tangannya ke jamaah lain. saya tersenyum sambil tertawa kecil. orang itu niatnya menjual jam tangan ke saya, tapi begitu melihat jam tangan saya, malah mau dibeli. hahaa😀

ibu saya lalu bertanya dan saya ceritakan. ibu saya langsung tertawa. ado ado bae.

sebenarnya jam tangan yang saya pakai punya kakak saya. saya meminjamnya. setelah saya perhatikan mereknya, ternyata jam tangan ini branded. sejak saat itu saya jadi lebih hati-hati memakainya.

cerita di atas saya tulis karena kemarin saya mampir ke outlet gudang jam dan melihat merek jam tangan punya kakak saya😀

wassalamualaykum wr wb

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s