makasih, koh!

assalamualaykum wr wb

pada saat berenang di batununggal, annisa menemukan kunci loker. ia taruh kunci itu di tepi kolam dan memberitahu saya. saya berniat memberikannya ke lifeguard tapi apalah daya, rasa dingin membuat saya enggan untuk beranjak dari kolam. Posisi kunci itu persis di dekat saya dan saya sedang beristirahat di tepi kolam.

tetiba saya melihat sepasang suami istri yang sedang mencari sesuatu. suaminya melihat-lihat ke dalam kolam, sedang si istri mencari di sekitar kolam. Mereka berada di dekat saya. tak lama kemudian, saya beranikan diri untuk bertanya.

“lagi nyari kunci, teh?”, tanya saya. “Iya”, jawabnya.

“Ini bukan teh kuncinya?”, sembari saya tunjukkan kuncinya.

“Oh ya benar. Makasih, koh”, katanya. Setelah itu suaminya berkata, “makasih, mas”.

“Iya sama-sama”, jawab saya.

sebenarnya saya ingin tertawa pada saat si teteh itu mengucapkan, “makasih, koh”. saya merasa tersanjung dipanggil dengan sapaan khas negeri tirai bambu. seketika itu juga saya merasa menjadi orang yang ulet, pekerja keras, wirausahawan yang sukses dan penerus Lin Dan di olahraga bulutangkis. tapi apakah saya memenuhi azas kepatutan dan kelayakan untuk dipanggil koh? apakah saya ada potongan untuk dipanggil koh? Hahaa…aya aya wae. dikiranya saya orang tiongkok, padahal mah 100% asli pribumi.

okelah nampaknya mata saya yang terlihat agak sipit telah memakan korban. mata sipit artifisial ini telah menipu sepasang suami istri. heuheuheu…

makasih, koh😛

wassalamualaykum wr wb

3 thoughts on “makasih, koh!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s